.

Wanita Ibarat Intan

 

Menjadi seorang wanita, kamu harus bernilai ibarat intan berberlian. Intan berlian selalu mahal nalainya”. Pesan ini selalu terngiang di telingaku. Pesan dari pamanku yang kini sudah pergi merantua bertani kelapa sawit di Malaysia sana.

Saya bukan anak kandungnya, tapi nasehatnya layak di dengar. “Lihat apa yang dikatakan, tak perlu melihat siapa yang mengatakan” demikian pesan dari Umar bin Khattab. Bagaimana dengan feminisme wanita? Suatu ketika saya bertanya kepadanya paman ku itu.

“Feminisme melahirkan ketertarikan, semua intan dan berlian adalah batu, belian juga keras seperti batu. Tetapi kamu tahu, tidak semua batu intan berlian”. Begitu lanjutan dari rangkaian kalimatnya, sambil mengusap kepalaku dengan lembut.

Setelah dewasa, baru aku paham makna kalimatnya. Yang namanya ibarat, pasti tidak sama. Ada bersit kata hampir di sana. Batu pasti tetap batu, dan intan, juga akan tetap intan. Samanya adalah keras, ciptaan Tuhan, bermanfaat, dll. Namun, toh juga ada bedanya.

Bicara tentang ibarat dan nilai, bukan begitu mudah. Ibarat menyiratkan perbedaan. Kalau wanita bernilai selaku intan berlian, harus menempatkan diri di tempat terbatas, terhormat, tidak di sembarang tempat dapat ditemui orang.

Batu bisa didapatkan di mana saja, tapi tidak bagi intan, mesti keduanya keras, dan berbagai persamaan yang lain. Batu gampang dipungut semau kita. Tapi intan. Mencari di gunung belum tentu dapat. Di bawan lautan juga belum tentu. Bawa uang segepok juga belum tentu setimpal, itulah intan.
Wanita bagai intan adalah wanita yang pandai menghargai dirinya agar nantinya bisa dihargai dan dinilai tinggi dari orang terhormat. Wanita tak perlu sembarang tempat dikunjungi. Wanita tak perlu pamer diri sehingga berakibat nilainya murah. Wanita harus menjaga diri, memelihara kehormatan, berwibawa dalam penampilan. Itulah intan, itulah wanita ibrat intan.
Wanita Ibarat Intan 4.5 5 EYH Libnan Wanita tak perlu sembarang tempat dikunjungi. Wanita tak perlu pamer diri sehingga berakibat nilainya murah. Wanita harus menjaga diri, memelihara kehormatan, berwibawa dalam penampilan. Itulah intan, itulah wanita ibrat intan. Menjadi seorang wanita, kamu harus bernilai ibarat intan berberlian. Intan berlian selalu mahal nalainya”. Pesan ini selalu terngiang di tel...