.

Fenomena Jilbab Gaul

 

Teringat masa sekolah dulu di madrasah Aliyah putri, entah kenapa para pemuda lebih banyak “mengincar” siswi dari madrasah itu ketimbang sekolah siswi sekolah umum. Lama hal ini tanpa jawaban di benak saya. Saat mahasiswa kutemukan jawabannya. Tiada lain adalah jilbab yang kami kenakan.

Memang dulu jilbab hanya banyak dipakai di kalangan wanita yang mondok di ponpes atau dari siswi madrasah aliyah. Namun, kin jilbab telah mulai tumbuh di kebanyakan wanita muslimah di tanah air. Jilbab dikenakan di sekolah umum dan bukan Cuma di madrasah atau pondok pesantren. Akhirnya banyak saingan hihihih

Wanita berjilbab banyak kita temukan di tempat umum, dan seakan sudah menjadi trend. Toh fakta membuktikan, memakai jilbab membaut wanita lebih cantik, dan menawan. Hanya satu hal yang menjadi masalah baru. Wanita berjilbab lebih fokus kepada bagaimana tampil cantik dan berwibawa, sehingga muncullah istilah jilbab gaul.

Tak pelak, jilbab gaul lalu menjadi trend. Jilbab seorang wanita muslim hanya berupa kerudung kerudung yang menutupi kepala dan rambutnya, tipis dan transparan, atau ketat sehingga menampakkan bagian rambutnya. Lebih fatal lagi, jilbab dikombinasikan dengan kaos ketat, celana jeans atau legging yang mencetak lekuk tubuhnya.

Lalu muncullah slogan, “masih mending pakai jilbab gaul daripada gak pake sama sekali!!” yang lain berkomentar, “lho, ini kan masih dalam tahap belajar?!”, “yang udah pake jilbab dikomentarin terus, tapi gimana sama wanita yang pake bikini? kok gak dikomentarin?” Dan slogan lainnya yang terkesan benar, tapi sejatinya sangat-sangat jauh dari kebenaran. Karena seorang muslim dituntut untuk menjalankan agama secara kaffah (total dan sempurna).

Jikalau kita cermati, jilbab yang dipakai oleh wanita muslimah bentuknya bermacam-macam, yaitu Jilbab besar, Jilbab biasa, Jilbab gaul. Jilbab besar adalah jilbab dengan landasan syar’i yang menutup seluruh aurat, tidak menjadi perhiasan dan pusat perhatian, tidak tipis, tidak ketat, tidak menyerupai lelaki, tidak menyerupai wanita-wanita kafir, tidak berparfum, dan aturan syariat lainnya. Jilbab biasa, sedikit berbeda hanya ukurannya yang sedang. Sedangkan jilbab gaul adalah jilbab yang lagi booming sekarang ini. Memakai kerudung tapi bawahan warung, dst (baca: masalah jilboobs).

Lalu bagaimana solusinya? Dalam keluarga saya, sederhana melihat hal ini. Pertama, cukup membiasakan anak perempuannya memakai jilbab sejak dini, tentu dengan jilbab syar’i (baca: jilbab itu kebiasaan). Pendidikan Islam secara menyeluruh dan berkesinambungan kepada para generasi muda umat ini dimulai dari diri mereka sendiri, menjadi penting. Kedua, tidak bergabung dengan mereka yang memakai jilbab gaul secara berlebihan, maksudnya masuk dalam kehidupan mereka. Ketiga, bagi orang tua saat membelikan putrinya jilbab, sejatinya dengan jilbab syar’iy.
Fenomena Jilbab Gaul 4.5 5 EYH Libnan Fenomena jilbab gaul. Tak pelak, jilbab gaul lalu menjadi trend. Jilbab seorang wanita muslim hanya berupa kerudung kerudung yang menutupi kepala dan rambutnya, tipis dan transparan, Teringat masa sekolah dulu di madrasah Aliyah putri, entah kenapa para pemuda lebih banyak “mengincar” siswi dari madrasah itu ketimbang sek...